Berita Terkini :
Home » , » Afiksasi Bahasa Indonesia

Afiksasi Bahasa Indonesia

Written By Bambang Sutrisno on Sabtu, 15 Juni 2013 | 21.45



1.  Pengertian Afiksasi 
Afiksasi ialah proses pembentukan kata-kata melalui pembubuhan atau penempelan
afiks pada dasar/morfem dasar/bentuk dasar.

2.  Pengertian Afiks
a.  Satuan gramatik yang memiliki kemampuan melekat pada morfem dasar dalam
pembentukan kata.
b.  Satuan gramatik yang tidak mengandung makna leksikal; hanya mengandung
makna gramatikal.
c.  Satuan gramatik yang bila dilekatkan atau ditempelkan kepada sebuah (bentuk)
dasar, dapat mengubah maknanya.

3.   Jenis Afiks menurut Posisinya
a.  Prefiks: afiks yang memiliki kemampuan melekat di depan bentuk dasar.
b.  Infiks: afiks yang memiliki kemampuan melekat di bagian tengah bentuk dasar.
c.  Sufiks: afiks yang memiliki kemampuan melekat di belakang bentuk dasar.
d.  Konfiks: dua buah afiks  yang memiliki kemampuan melekat secara serempak di
depan dan di belakang (mengapit) bentuk dasar.

Prefiks  Infiks  Sufiks  Konfiks  Keterangan
meN-
ber-
di-
ter-
peN
pe
se-
per-
pra-
ke-
a-
maha-
para-
-el-
-er-
-em-
-kan
-an
-i
-nya
-wan
-wati
-is
-man
-da/nda
-wi/-i
peN – an
pe – an
per – an
ber – an
ke – an
se – nya


1)  Pembagian ini adalah menurut M.
Ramlan dalam bukunya
Morfologi: Suatu Tinjauan
Deskriptif.
2)  Harimurti K. menggolongkan pra-,
maha-, dan para- sebagai
proleksem.

Berdasakan penggolongan afiks  seperti itu, afiksasi Bahasa Indonesia dibedakan atas
prefiksasi, infiksasi, sufiksasi, dan konfiksasi.

   2
4.  Jenis Afiks menurut Asal-usulnya
a.  Afiks asli; afiks-afiks yang berasal dari  Bahasa Indonesia  sendiri, seperti  meN-,
ber-, di-, ke-, peN, pe-, per-, se-, ter-, -el-, -er-, -em-, -kan, -an, -i, -nya, peN-an, pe-
an, per-an, ber-an, ke-an, dan se-nya.
b.  Afiks pungut: afiks-afiks yang berasal dari bahasa asing, seperti  pra-  pada
prasejarah, a- pada asusila, -wan/-wati/-man pada hartawan, wartawati, budiman,  -
is pada nasionalis, -wi pada manusiawi, -i pada insane, -iah pada unsuriah, -is pada
nasionalis, -if pada sportif, -al pada musical, -or pada actor, -ik pada patriotik, dll.
Afiks-afiks yang tersebut pada butir b belum semuanya mewarga dalam  Bahasa
Indonesia  karena daya lekatnya ada yang masih terbatas pada kata-kata bahasa
asalnya, belum dapat diterapkan atau dilekatkan pada kata-kata asli  Bahasa
Indonesia.

5.  Jenis Afiks menurut Produktivitasnya
a.  Afiks yang produktif, ialah afiks yang memilki kesanggupan yang besar untuk
melekat pada kata-kata atau morfem-morfem lain, sebagaimana tampak dalam
distribusinya.
b.  Afiks improduktif ialah afiks yang distribusinya terbatas pada kata-kata atau
morfem-morfem tertentu saja, tidak dapat digunakan lagi untuk membentuk kata-
kata baru.
Afiks yang tergolong produktif ialah meN-, ber-, ter-, peN, pe-, per-, maha-, dan para-;
-kan, -an, -i, dan -wan; dan ke-an, peN-an, per-an, ber-an, dan se-nya.
Afiks yang tergolong tidak produktif (improduktif) ialah ke-, a-, pra-, -el-, -er-, -em-, -
man, -wati, -is, -da,/-nda, dan –wi, serta pe-an.
Bagikan Artikel Ini :

0 komentar:

Komentar dan Saran Anda

Tinggalkan komentar dan saran anda mengenai artikel ini ...

English French German Italian Portuguese Japanese Korean Arabic
 
Blog ini Milik: Mas | Bambang | Sutrisno
Diberdayakan oleh Blogger
Copyright © 1989-2014. Pemulung Aksara - All Rights Reserved
Terimakasih Sudah Berkunjung Ke Blog Ini, Salam dari Saya Bambang Sutrisno